Potensi Unggulan Desa

JERUK KEPROK, BANGKITKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA TERENTANG III

Masyarakat desa Terentang III masih dominan menggantungkan mata pencaharian mereka di sektor pertanian, perkebunan, pertambangan dan nelayan. Yang mana sebelumnya masyarakat banyak yang menggantungkan hidup mereka dari sektor pertambangan, karena harga timah yang menjanjikan dan sumber daya alam yang masih melimpah ruah. 

Seiring berjalannya waktu dimana SDA yang sudah mulai berkurang dan harga timah  yang turun drastis perlahan masyarakat mulai meninggalkan sektor pertambangan dan beralih ke sektor perkebunan dan pertanian. Yaitu dengan berkebunan lada, karet sawit dan jeruk. Dan ada juga sebagian yang menggantungkan hidup dari nelayan.

Sektor perekonomian masyarakat dalam bidang pertanian menjadi ketergatungan masyarakat saat ini. Peran pemerintah sangat berpengaruh dan menjadi awal dari kebangkitan perekonomian masyarakat Desa Terentang III dari keterpurukan pasca timah. Adalah program pemerintah Kabupaten Bangka Tengah yang memberikan support bagi masyarakat Desa Terentang III untuk terus mengembangkan sektor pertanian dengan membudidayakan jeruk/limau Keprok.

Jeruk Keprok merupakan salah satu tanaman yang dapat hidup diiklim tropis dan subtropis. Pulau Bangka yan beriklim tropis bisa menjadi wilayah tempat tumbuh bagi tanaman  family  Rutaceae ini. Temperatur optimal antara 25-30oC, namun ada yang masih dapat tumbuh normal pada 38oC. Jeruk keprok memerlukan temperatur 20oC. Semua jenis jeruk tidak menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari. Kelembaban optimum untuk pertumbuhan tanaman ini sekitar 70-80%.

Jeruk  keprok yang dihasilkan tentunya tidak hanya sekedar banyak dari segi jumlah, namun juga unggul dari segi rasa (manis) dan warna. Teknik budidaya jeruk keprok meliputi penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan dan perawatan serta pemanenan. Dalam setiap tahapan dalam budidaya, memiliki peranan tersendiri. Pada tahun 2016, masyarakat Desa Terentang III menemui masa panen raya dan berhasin mendongkrak popularitas masyarakat desa dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dengan menjadikan Jeruk Keprok sebagai komoditi dan juga menjadi ikon Pertanian Kabupaten Bangka Tengah.

Tags: 
Jeruk Keprok